Sunday, February 27, 2011

Review: Sick of it All - Based on a True Story [2010]

 
-SICK OF IT ALL Based on a True Story [Century Media, 2010]

Well, Sick of it All is back, brothers...!

Para veteran New York Hardcore ini kembali dengan album baru 4 tahun setelah usaha terakhir mereka, Death to Tyrants yang menakjubkan.

Ketukan ride cymbal pada intro "Death or Jail" disusul dengan raungan gitar Pete Koller yang berdistorsi tebal, pukulan drum Armand Majidi bernafaskan metal modern, dan teriakan khas Lou Koller, menimbulkan kesan bahwa Sick of it All tetap bermain hardcore punk seperti biasa, namun lebih heavy dari sebelumnya.

"Death or Jail" bisa membuat panas moshpit, dan membuat penonton mengepalkan tangan, dan berteriak. "A Month of Sundays" yang mempertahankan sisi fun dari Sick of it All. "Bent Outta Shape" cukup mencengangkan, bahwa sekumpulan bapak-bapak ini masih bisa bermain hardcore yang cepat, dibuktikan dengan pukulan drum yang menyerempet blast-beat di bagian akhir lagu. "Dirty Money" bisa jadi merupakan track yang paling 'hardcore punk' dibandingkan lagu lainnya, dimana gang vocal menghiasi sekujur lagu. Dari sekian kelebihan, album ini pun tidak lolos dari kelemahan, salah satunya adalah lagu-lagu yang cenderung monoton. Untungnya, hal ini tidak sampai membuat seluruh album membosankan.

Overall, Sick of it All telah berhasil membuat album yang true-to-the-roots, ini patut dihargai. Based on a True Story mungkin tidak bisa mengalahkan Blood, Sweat and No Tears, tetapi album ini patut untuk mendapatkan tempat di hati Anda.

Tracklist:


  1. "Death or Jail"
  2. "The Divide"
  3. "Dominated"
  4. "A Month of Sundays"
  5. "Braveheart"
  6. "Bent Outta Shape"
  7. "Lowest Common Denominator"
  8. "Good Cop"
  9. "Lifeline"
  10. "Watch It Burn"
  11. "Waiting for the Day"
  12. "Long As She's Standing"
  13. "Nobody Rules"
  14. "Dirty Money"

My Rating: 7,5

Wednesday, February 23, 2011

Review: Todtgelichter - Angst [2010]


-TODTGELICHTER Angst  [Code666/Aural Music, 2010]

Todtgelichter adalah nama yang asing, namun terdengar menjanjikan.

Saat melihat cover dari Angst dan beberapa foto band asal Jerman ini, sudah jelas bahwa band ini bukanlah band black metal tipikal yang mengusung corpse-paint, namun lebih condong ke sisi intelektual dan progresif dalam genre black metal. Angst sepertinya memenuhi 'janji-janji' tersebut dengan musik yang luas, eksperimental dan berpikir ke depan.

Track pembuka "Café of Lost Dreams" adalah perseden yang sempurna, dengan riff pembuka yang terbata-bata dan sentuhan vokal wanita. Bagaimanapun, para pecinta black metal murni akan senang dengan ledakan blast beat yang hadir dalam beberapa bagian, seolah menunjukkan bahwa band ini masih bisa 'menyeringai', namun tetap terdengar progresif. Todtgelichter membuat semuanya seimbang antara petualangan progresif, seramnya black metal, teriakan yang dipenuhi rasa khawatir, dan introspeksi.

Tentu saja, lagu-lagu panjang tidak diperuntukkan pada yang tidak sabar, namun, hal itu terbayar dengan petualangan sonik yang tidak ada duanya. Track sembilan menit, "Oblivion", adalah contoh lain yang sempurna, dengan build-up yang pelan, dan berpuncak pada ledakan melodis ala Ulver di album Bergtatt. Track paling rileks di Angst, "Neon", bergulir dengan gaya yang lebih 'bersahabat', dengan vokal wanita yang serius dan sedih.

"Allmählich" menutup album seolah-olah dengan perasaan tidak senang, seperti mengucap selamat tinggal pada produksi yang tajam, penulisan lagu atraktif, vokal yang emosional, dan kehadiran sound (bukan)-black metal yang diciptakan oleh Todtgelichter.

Album ini ditujukan untuk penikmat black metal yang out of the box seperti Enslaved, Nachtmystium, Alcest, dan Agalloch. Nikmati album ini, dan rasakan petualangan sonik yang niscaya membuat Anda ketagihan.

Tracklist:

  1. "Café of Lost Dreams"
  2. "Bestie"
  3. "Oblivion"
  4. "Phobos & Deimos"
  5. "Neon"
  6. "Subway"
  7. "Moloch"
  8. "Allmählich"
My Rating: 9

Thursday, February 17, 2011

Review: Iron Maiden - The Final Frontier [2010]


-IRON MAIDEN The Final Frontier  [EMI, 2010]

Oke, selamat datang di Indonesia, Iron Maiden. Semoga anda semua bersenang-senang selama disini.

Karena saya begitu bersemangat, maka saya bermaksud untuk me-review album terbaru Iron Maiden, The Final Frontier.

The Final Frontier meneruskan usaha Iron Maiden di sisi progresif. Lagu-lagu panjang yang dimulai dengan build-up yang pelan, perlahan-lahan menjadi lebih keras sangat mendominasi album yang berdurasi 76 menit ini.

Saat pertama mendengar, memang agak sulit dicerna, namun perlahan tapi pasti lagu-lagu di album ini mulai merasuki pikiran. Track pemenang penghargaan Grammy untuk Best Metal Performance, "El Dorado" adalah salah satu lagu terbaik di album ini. "Starblind", "Coming Home", dan "When the Wild Wind Blows" menunjukkan sisi kedewasaan dalam penulisan lagu.

The Final Frontier membawa Iron Maiden mendekat ke warisan estetis dan kejayaan album pertama semenjak terlahir kembali pada tahun 2000, Brave New World.

The Final Frontier membutuhkan waktu, dan usaha untuk dipahami, Iron Maiden tidak memberikan pilihan yang mudah, namun, album ini sangat brilian. Well done, Iron Maiden!!!

Tracklist:

  1. "Sattelite 15... The Final Frontier"
  2. "El Dorado"
  3. "Mother of Mercy"
  4. "Coming Home"
  5. "The Alchemist"
  6. "Isle of Avalon"
  7. "Starblind"
  8. "The Talisman"
  9. "The Man Who Would Be King"
  10. "When the Wild Wind Blows"

My Rating: 8,6

Monday, February 7, 2011

Review: Orphaned Land - The Never Ending Way of ORwarriOR [2010]


-ORPHANED LAND The Never Ending Way of ORwarriOR  [Century Media, 2010]

Setelah 6 tahun, akhirnya Orphaned Land kembali meramaikan scene metal dunia dengan rilisnya The Never Ending Way of ORwarriOR. Seperti album sebelumnya, Mabool, album ini adalah sebuah album konsep.

ORwarriOR bercerita tentang perjalanan spiritual seseorang untuk menjadi 'Pejuang Sang Surya', oh ya, 'Or' berarti 'cahaya' dalam bahasa Yahudi. Seperti yang dikatakan judulnya, 'ORwarriOR'.

Seperti album sebelumnya, Orphaned Land masih setia memadukan musik folk Timur Tengah dengan kerumitan metal progresif. Yap, seperti versi Timur Tengah dari Opeth.

Jangan terkecoh dengan track pembuka "Sapari", yang bernuansa klasik, tentu track-track lainnya di album ini tidak 'semudah' itu. Dari track yang ekstrim ("Codeword: Uprising"), hingga balada ("New Jerusalem"). Secara keseluruhan, ORwarriOR lebih heavy dari Mabool, ini ditunjang dengan produksi yang baik, sehingga semua instrumen bisa terdengar dengan baik.

Ya, Orphaned Land adalah satu dari sedikit band yang membawa secercah harapan di rimba musik dunia yang mulai monoton. Konsep yang segar dan eksekusi yang tepat membuat album ini lebih dari layak untuk dicari.

Tracklist:
  1. "Sapari"
  2. "From Broken Vessels"
  3. "Bereft in the Abyss"
  4. "The Path Part 1 - Treading Through Darkness"
  5. "The Path Part 2 - The Pilgrimage to or Shalem"
  6. "Olat Ha'tamid"
  7. "The Warrior"
  8. "His Leaf Shall Not Wither"
  9. "Disciples of the Sacred Oath II"
  10. "New Jerusalem"
  11. "Vayehi Or"
  12. "M I ?"
  13. "Barakah"
  14. "Codeword: Uprising"
  15. "In Thy Never Ending Way (Epilogue)"
NP: Album ini dibagi menjadi 3 bagian
  • Part I: Godfrey's Cordial - An ORphan's Life (Track 1-6)
  • Part II: Lips Acquire Stains - The WarriOR Awakens (Track 7-12)
  • Part III: Barakah - Enlightening the Cimmerian (Track 13-15)
My Rating: 9,6 

Friday, February 4, 2011

Review: Alcest - Écailles De Lune [2010]



-ALCEST Écailles De Lune  [Prophecy, 2010]

Alcest membawa sesuatu yang baru dengan rilisnya Souvenirs d'un Autre Monde yang mengkombinasikan black metal dengan elemen shoegaze yang mengawang-awang, yang menciptakan nuansa pada negeri peri, dimana padang rumput terlihat hijau dan tentram. Ini membuktikan bahwa seorang metalhead tidak melulu harus tampak menyeramkan.

Écailles De Lune menawarkan sound yang berbeda dari Souvenirs, hilangnya perasaan senang, dan petikan akustik yang tentram. Digantikan dengan sound-sound yang berasal dari dunia lain. Écailles De Lune memiliki karakter yang berbeda dengan Souvenirs, dimana pada Souvenirs unsur black metal hampir tak terasa, sementara Écailles mengandung sejumlah kecil ciri-ciri black metal yang kelam, seperti: teriakan high-pitched.

Écailles De Lune adalah album yang dibuat oleh para 'peri'. Bila anda sudah tidak asing dengan metal yang indah, maka jangan lewatkan album ini.

Tracklist:


  1. Écailles De Lune (Part I)
  2. Écailles De Lune (Part II)
  3. Percées De Lumière
  4. Abysses
  5. Solar Song
  6. Sur L'Océan Couleur De Fer

My Rating: 8,5

Wednesday, February 2, 2011

Review: Accept - Blood of the Nations [2010]



-ACCEPT Blood of the Nations  [Nuclear Blast, 2010]

Para fans heavy metal sempat skeptis dengan formasi baru Accept. Vokalis kharismatik Udo Dirkschneider tidak berpartisipasi dalam formasi baru, namun Accept berhasil mendapatkan pengganti yang secara kebetulan memiliki karakter vokal yang sangat mirip dengan Udo. Dia adalah Mark Tornillo dari TT Quick. Meskipun mirip, Mark berhasil membawa ciri khasnya sendiri dan secara tegas membuktikan bahwa dia bukan plagiat dari Udo.

Dari track pertama dimainkan, sudah terasa bahwa Accept kembali untuk 'balas dendam'. Produksi yang bersih dan tajam, serta Wolf Hoffmann kembali membuka gudang riff yang niscaya akan menyenangkan para pecinta heavy metal klasik.

Track cepat, dan penuh amarah seperti "Beat the Bastards", "Locked and Loaded" dan "No Shelter" akan mengingatkan pendengar pada track-track tertentu pada dekade '80an. Track-track lainnya juga akan menjadi teman headbang yang hangat dan menyenangkan, seperti di dekade '80an.

Inilah dia, sebuah album berdurasi 72 menit penuh dengan pesta heavy metal yang membuktikan bahwa Accept telah kembali dengan salah satu album heavy metal terbaik 2010!

Tracklist:

  1. "Beat the Bastards"
  2. "Teutonic Terror"
  3. "The Abyss"
  4. "Blood of the Nations"
  5. "Shades of Death"
  6. "Locked and Loaded"
  7. "Kill the Pain"
  8. "Rolling Thunder"
  9. "Pandemic"
  10. "New World Comin'"
  11. "No Shelter"
  12. "Bucket Full of Hate"
My Rating: 9,5

Review: Kvelertak - Kvelertak [2010]


 -KVELERTAK Kvelertak  [Indie, 2010]

Saat melihat artwork album ini, sempat terlintas di benak bahwa album ini akan bernuansa sludgy, kenapa? Artwork ini dibuat oleh John Baizley, personel band sludge/progresif metal asal Amerika, Baroness. Namun dugaan tersebut langsung pupus ketika track pertama "Ulvetid" yang bernuansa hardcore diputar.

Kvelertak berisi 11 track penuh ambisi hardcore punk yang dipadu dengan vokal ala black metal dan taburan bumbu rock n roll. Album ini akan mengajak Anda untuk mengangguk-anggukkan kepala secara tidak sadar, meskipun hampir seluruh track berbahasa Norwegia, namun tidak mengurangi kepuasan mendengar 'permata yang tersembunyi' ini.

 Tracklist:


  1. "Ulvetid"
  2. "Mjød"
  3. "Fossegrim"
  4. "Blodtørst"
  5. "Offernatt"
  6. "Sjøhyenar (Havets Herrer)"
  7. "Sultans of Satan"
  8. "Nekroskop"
  9. "Liktorn"
  10. "Ordsmedar av Rang"
  11. "Utrydd dei Svake"
My Rating : 8

Tuesday, February 1, 2011

Review: Shining (NOR) - Blackjazz [2010]


- SHINING (NOR) Blackjazz, [Indie/The End, 2010]

Pertama, ada dua band yang bernama 'Shining', satu dari Swedia beraliran black metal, dan yang satu ini dari Norwegia beraliran experimental.

Shining, band asal Norwegia yang pada awalnya merupakan band jazz akustik, lalu 'bermutasi' menjadi band experimental.

Blackjazz berisi 8 komposisi baru dan 1 cover dari King Crimson berjudul "21st Century Schizoid Man" yang sangat kental pengaruh jazz yang njlimet namun sangat seru untuk didengar. Dibuka dengan "The Madness and the Damage Done" yang berbau mathcore, mengingatkan pada Dillinger Escape Plan. "Fisheye" mungkin adalah lagu terbaik di album ini, yang tidak terlalu 'melompat' dari satu genre ke genre lainnya namun berhasil melebur semua genre dalam racikan yang pas.

Sebuah album yang menantang, Anda tidak akan menyukai album ini pada sekali dengar. Ingat, album ini akan merasuki Anda secara perlahan-lahan.

Siapkah Anda untuk monster mutan yang satu ini?

Tracklist:

  1. "The Madness and the Damage Done"
  2. "Fisheye"
  3. "Exit Sun"
  4. "Exit Sun"
  5. "HEALTER SKELTER"
  6. "The Madness and the Damage Done"
  7. "Blackjazz Deathtrance"
  8. "Omen"
  9. "21st Century Schizoid Man"
My Rating: 9